Bisnis, Fashion & Hobby

10 Anak-Anak yang Sukses Menjadi Pengusaha

Di jaman sekarang ini enterpreneur semakin muda dan muda saja. Cerita-cerita tentang pemuda-pemudi yang mendirikan perusahaannya sendiri dan menjadi CEO di umur 20an banyak bermunculan. Namun ternyata, tidak perlu menunggu selesai sekolah atau kuliah untuk memulai kerajaan bisnis. Nama-nama di dalam list ini bahkan tergolong masih anak-anak atau memasuki usia remaja ketika mereka membuat bisnis sendiri. Semoga 10 Anak-Anak Yang Sukses Menjadi Pengusaha ini dapat menginspirasi anda.


10Madison Robinson (15)

pengusahaanaksukses10

Madison sudah mempunyai ide untuk membuat sandal yang menyala khusus anak-anak ketika dia baru berusia 8 tahun, dan akhirnya terealisasi 7 tahun kemudian. Sandal Robinson dengan merk “Robinson’s Fish Flops” mulai dipajang di outlet-outlet perbelanjaan dan sudah berhasil menjual sekitar 60.000 pasang sandal dengan estimasi pendapatan setidaknya $1,2 juta dolar, atau 15.5 milyar rupiah.


9Robert Nay (14)

pengusahaanaksukses9

Di bulan Desember 2010, ada satu aplikasi game baru yang bisa di download di Apple App Store bernama “Bubble Ball”. Dalam dua minggu pertamanya, Bubble Ball sudah diunduh oleh lebih dari 1 juta orang, mengalahkan “Angry Birds” sebagai game dengan jumlah unduhan terbanyak. Sangat hebat, apalagi mendengar kalau pencipta game ini adalah seorang anak umur 14 tahun bernama Robert Nay. Robert tidak punya pengalaman membuat game sebelumnya, namun ia belajar otodidak di perpustakaan kotanya.

8Hart Main (13)

pengusahaanaksukses8

Semua berawal ketika adik dari Hart Main berjualan lilin dalam rangka mengumpulkan uang untuk sekolahnya, Hart Main yang saat itu berusia 13 tahun bercanda bahwa seharusnya ada juga lilin yang dibuat dengan aroma khusus untuk pria yang tidak mau kamarnya beraroma lavender. Candaan ini berujung pada kenyataan dan sekarang telah menjadi bisnis serius dimana produknya “Man Cans” sudah memproduksi sekitar 8 macam aroma.


7Jaden Wheeler (12) dan Amaya Selmon (11)

pengusahaanaksukses7

Saat saya masih anak-anak bahkan hingga sekarang, saya gemar sekali menikmati eskrim namun tidak pernah terpikir bagi saya untuk membuat eskrim sendiri dan memasarkannya. Inilah yang persis dilakukan oleh duo kakak beradik Jaden Wheeler, 12 tahun, dan Amaya Selmon, 11 tahun. Berawal dari membuat eskrim dengan blender dan berjualan di depan rumahnya sendiri, bisnis ini semakin berkembang dan sukses. Sekarang kakak-beradik ini memiliki truk makanannya sendiri dan rasa eskrimnya telah beraneka ragam.


6Moziah Bridges (11)

pengusahaanaksukses6

Kebanyakan anak-anak cowok rada cuek dengan penampilan mereka, namun tidak untuk Moziah Bridges. Setelah anak berumur 11 tahun ini kecewa karena tidak mendapatkan dasi kupu-kupu yang ia mau di pasar, dia mulai belajar cara menjahit dasi sendiri dengan bantuan neneknya. Hasil jahitannya mulai dijual di Etsy (Semacam platform seperti ebay), dan ternyata produknya sangat laku. Dari hasil penjualan tersebut, Moziah mendapatkan sekitar $30,000 atau 390 juta rupiah.


5Caine Monroy (9)

pengusahaanaksukses5

Caine Monroy, 9 tahun, menghabiskan liburan musim panasnya membangun permainan arcade yang dibuat dari kardus-kardus bekas di toko spareparts mobil milik ayahnya. Suatu hari, seorang pembuat film bernama Nirvan Mullick mampir ke toko ayahnya untuk membeli pegangan pintu mobil. Caine meminta Nirvan untuk coba bermain permainan yang ia buat dari kardus bekas itu, dan lalu peristiwa ini menginspirasi Nirvan untuk membuat film pendek tentang “Caine’s Arcade” yang mendapat lebih dari 1 juta views pada hari pertama diliris. Caine mendapatkan sumbangan lebih dari 3 milyar rupiah oleh orang dari seluruh dunia.


4Leanna Archer (9)

pengusahaanaksukses4

Leanna Archer baru berusia 9 tahun saat dia mulai mengemas dan menjual pomade rambut yang dibuatnya sendiri ke teman-teman dan saudaranya. Sekarang usianya sudah 17 tahun dan Leanna telah menjadi CEO di perusahaannya sendiri. Dia juga bahkan mendirikan Leanna Archer Education Foundation di Haiti yang bertujuan untuk membantu membangun sekolah-sekolah.


3Neha Gupta (9)

pengusahaanaksukses3

Sejak usia dini, Neha Gupta selalu merayakan hari ulang tahun anggota keluarganya dengan cara pergi ke India dan membawakan makanan atau hadiah untuk anak yatim piatu disana. Hingga akhirnya di tahun 2005, saat Neha berusia 9 tahun, dia memutuskan kalau dia ingin memberikan lebih untuk anak-anak ini. Neha lalu mulai menjual ‘wine charms’ yang ia buat sendiri dari rumah ke rumah. Uang yang didapat dari penjualan ini digunakan untuk membeli buku pelajaran dan menutup biaya edukasi anak-anak yatim piatu. Neha Gupta sekarang memiliki organisasi non-profitnya sendiri dan telah berhasil mengumpulkan lebih dari 13 milyar rupiah.


2Ally Mollo (8)

pengusahaanaksukses2

Semua berawal di tahun 2009, Ally Mollo yang masih berusia 8 tahun gemar menggambar malaikat-malaikat pelindung yang terinspirasi oleh malaikat pelindungnya sendiri yaitu kakeknya. Ally lalu memutuskan untuk merubah karyanya ini menjadi boneka karena ia ingin anak-anak lain punya malaikat pelindung juga seperti dirinya, dan lahirlah “Custard n Jelly”. Brand ini menjadi sangat sukses dan masuk dalam majalah Time di tahun 2011. Sebagian dari penjualan boneka ini disumbangkan ke tiga organisasi amal dunia.


1Lizzie Marie Likness (6)

pengusahaanaksukses1

Seperti banyak gadis-gadis kecil, Lizzie Marie Likness, 6 tahun, ingin berjalan-jalan di atas kuda. Untuk membayar biaya pelajaran menunggang kuda, ia mulai menjual makanan yang dipanggang sendiri di pasar-pasar lokal. Lama kelamaan Marie menyadari bahwa memasak adalah passionnya, dan dengan bantuan orang tuanya, ia membangun sebuah website masakan sehat lengkap dengan video instruksional. Sekarang Marie berusia 13 tahun, dia pernah muncul di acara TV “Rachael Ray Show”, Fox News, CNN, Daily Canday dan Taste of Atlanta.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry