Musik

10 Band Ska Paling Top

Beberapa dari kita mungkin tidak begitu akrab dengan aliran ‘SKA’. SKA adalah aliran musik dari Jamaika yang berkembang pada akhir tahun 1950an. Mengkombinasikan gaya jazz, blues, calypso dan Caribbean mento, SKA mengilhami lahirnya jenis musik ‘reggae’. Di tahun 1980an, muncul third wave SKA atau ‘punk SKA’ yang lebih didominasi oleh riff gitar.

Setelah mempunyai banyak peminat di Inggris, SKA merambat masuk ke Indonesia pada tahun 1990an. Band SKA Indonesia pun mulai bermunculan seperti Tipe-X, Shaggy Dog, The Authentics, Monkey Boots dan banyak lagi. Untuk daftar kali ini, kami akan memfokuskan pada 10 band SKA paling top yang notabene berasal dari luar negeri, dari yang klasik hingga third wave boom.

Terima kasih untuk bung Azkal atas idenya.


10Toots and the Maytals

Biang dari popularitas SKA asli dan klasik, Toots and the Maytals mempunyai banyak penggemar karena harmoni vokal mereka yang kuat, dipimpin oleh vokalis dan juga gitaris bernama Toots Hibbert. Popularitas band ini di Inggris membantu membuka jalan bagi second wave SKA di tahun 70-80an, ketika pemusik Inggris mulai memodifikasi gaya ‘reggae’ mereka. Lagunya yang berjudul Pressure Drop memperkenalkan aliran ini kepada para fans dari luar Jamaika.


9Reel Big Fish

Reel Big Fish adalah band ska-punk dari Amerika yang dikenal oleh hit singlenya berjudul Sell Out. Band ini mampu masuk ke dalam industri musik mainstream di pertengahan sampai akhir tahun 1990an karena albumnya Turn The Radio Off. Sejak tahun 2006, band ini tidak lagi di bawah naungan kontrak dengan label rekaman besar, melainkan menjadi independent.


8The Mighty Mighty Bosstones

Third wave SKA memerlukan suatu goncangan untuk dapat diterima di industri musik Amerika, dan goncangan itulah yang jelas diberikan oleh The Mighty Mighty Bosstones. Berkat album mereka Let’s Face It yang liris di tahun 1997, dan juga hit singlenya The Impression That I Get, aliran musik ini langsung meledak. Band ini juga telah merilis berbagai album sejak akhir 80an sebelum akhirnya menuai sukses.


7Operation Ivy

Sesuai dengan code name dari serangkaian tes nuklir, aliran ska-punk ‘meledak’ karena band asal California ini. Meski Operation Ivy hanya merilis satu album dan bubar beberapa bulan kemudian, band-band terkenal saat ini seperti Green Day mengakui bahwa Operation Ivy adalah band yang paling berpengaruh bagi mereka.


6Sublime

Third wave SKA belum komplit jika tidak ada band Sublime. Pelopor ska-punk asal Long Beach, California ini menjadi sangat menonjol di awal tahun 90an berkat musiknya yang mencampurkan pengaruh reggae hingga hip-hop. Kesuksesan mulai datang di tahun 1996 setelah mereka meliris album ketiganya, hanya dua bulan setelah kematian vokalis mereka Bradley Nowell.


5The Specials

Untuk aliran punk-rock SKA dan bertema politik, tak ada band lain yang dapat menandingi popularitas The Specials. Band asal Inggris ini telah menghasilkan tujuh hit singles dari tahun 1970-1981, dan kemudian berperan besar dalam mempublikasikan penderitaan yang dialami oleh Nelson Mandela. Setelah bubar untuk lebih fokus di politik, band ini bersatu kembali pada akhir tahun 2000an.


4The Skatalites

SKA mencampur berbagai aliran dan tradisi, tetapi awal dari semua itu dapat ditelusuri sampai ke satu band, yakni The Skatalites yang musiknya dipengaruhi oleh aliran jazz, rock’n’roll, R&B, dan calypso. Dengan iramanya yang ceria dan instrument yang khas, tak heran jika aliran SKA langsung booming sejak kelahirannya di Jamaika setengah abad yang lalu.


3The Beat

Dikenal juga dengan nama The English Beat untuk menghindari kekeliruan dengan band Amerika The Beat, band ini menggapai popularitas di awal tahun 80an dengan singlenya Mirror In The Bathroom. Band The English Beat dibentuk di Inggris saat sedang terjadinya pergolakan sosial dan tingkat pengangguran yang tinggi.


2Madness

Berasal dari London di tahun 1976, band tujuh orang ini menjadi salah satu band paling berpengaruh di akhir tahun 70an dan awal 80an. Sebanyak 15 hit singlesnya pernah masuk ke dalam daftar Top 10 Inggris. Tema lagu mereka kebanyakan bercerita soal kenangan masa kecil dan kejahatan ringan.


1Streetlight Manifesto

Streetlight Manifesto adalah band ska-punk Amerika dari New Jersey yang dibentuk pada tahun 2002. Album pertama mereka Everything Goes Numb langsung memberi mereka kesuksesan. Tiket konser pertama mereka yang diadakan di Rutgers University, New Jersey juga langsung terjual habis. Anggota band Tomas Kalnoky mengatakan bahwa ia selalu mencari inspirasi dari tahun 1950-1960an ketika membuat lagunya.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry