Alam & Luar Angkasa

10 Fakta Sains yang Ternyata Salah Kaprah Namun Masih Dipercaya

Banyak hal yang sudah kita percayai sebagai sebuah fakta sains. Hal itu bahkan sudah kita terima semenjak duduk di bangku sekolah dasar. Ilmu dan pengetahuan yang kita dapatkan dari tingkat pendidikan ini terkadang menjadi basis dalam berpikir dan mengembangkan pengetahuan. Karena banyak hal yang terkadang hanya asal kita percayai tanpa kita telusuri lebih lanjut, pada perkembangannya juga banyak hal yang membuat kita tidak habis pikir karena mempercayai fakta yang kurang benar, terlebih kita mempercayai bahwa fakta tersebut sudah merupakan hasil penelitian para ilmuwan dunia.

Sampai saat ini, masih beredar sangat banyak fakta sains yang ternyata salah kaprah. Apa saja fakta-fakta sains yang salah tersebut?


10Air laut berwarna biru karena memantulkan warna langit

Mungkin semua orang berpikir bahwa warna biru air laut hanya sebatas hasil pantulan sinar matahari terhadap langit luas yang memiliki warna biru. Padahal, molekul air laut sebenarnya memiliki warna asli biru. Namun karena molekul air itu menyerap persentase warna biru dalam jumlah sedikit, maka warna birunya baru akan terlihat jelas ketika lautan tersebut cukup dalam.


9Kecepatan listrik sama dengan kecepatan cahaya

Mungkin kamu menemukan statement bahwa kecepatan listrik sama dengan kecepatan cahaya. Kenyataannya, elektron dalam listrik yang notabene punya massa jelas tidak bisa bergerak secepat kecepatan cahaya.


8Lama setiap musim dipercaya sama

Setiap musim punya durasi waktu yang berbeda antara satu dengan lainnya. Memang, perbedaannya hanya memakan waktu harian jika dirasakan di Bumi. Berbeda halnya jika kamu berdomisili di Planet Mars, beberapa hari akan terasa seperti beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.


7Suhu dingin bikin flu

Hampir semua orang mempercayai fakta yang salah ini. Kalau kamu mau kenyataannya, coba perhatikan baik-baik kalimat berikut: flu hanya akan muncul ketika penyebabnya berupa virus. Suhu dingin tidak punya andil dalam memicu flu di diri seseorang.


6Satu-satunya planet bercincin hanya Saturnus

Kita selalu percaya Saturnus sebagai satu-satunya planet yang memiliki cincin. Kenyataannya, beberapa planet lain seperti Uranus, Neptunus, dan Jupiter, juga memiliki cincin layaknya Saturnus. Hanya saja cincin yang dimiliki Planet Saturnus merupakan cincin yang paling terlihat jelas dan tentu saja ini menarik indra visual kita untuk mempersepsikan Saturnus sebagai satu-satunya planet bercincin.


5Meteor yang sampai ke bumi memiliki suhu tinggi

Pernah lihat film fiksi ilmiah yang menanyangkan gambar lahan di sekitar area meteor jatuh terbakar api membara? Fix, itu fakta sains yang salah. Api yang muncul akibat gesekan dengan atmosfer bumi memang melelehkan lapisan luar meteor tetapi tidak dengan bagian dalam meteor yang merupakan batu sebagai media atau konduktor buruk. Jadi, ketika sudah mendarat, hanya akan dirasakan suhu hangat, bukan panas.


4Awan terbentuk karena udara dingin bisa menahan uap air lebih sedikit

Pada kenyataannya: udara tidak punya kemampuan atau kapasitas dalam menahan uap air. Awan terbentuk karena adanya kelembaban dan kondensasi dari temperatur air itu sendiri.


3Kepercayaan ‘Bumi itu Bulat’ lahir setelah perjalanan Christopher Colombus

Kalau kamu diberi pengetahuan bahwa sebelum penemuan Colombus, semua orang hanya mengerti bumi sebagai sebuah daratan datar yang luas, perlu kamu ketahui bahwa hal itu salah. Jauh sebelum itu, para pelayar dan navigator pun sudah tahu kalau bumi itu bulat.


2Tembok Besar Tiongkok paling bisa dilihat dari ruang angkasa

Hanya karena ukurannya yang besar dan panjang, bukan berarti hanya Tembok Besar Tiongkok yang bisa dilihat dari satelit kita di ruang angkasa. Ketika mengorbit dalam jarak rendah, obyek-obyek lain yang lebih kecil seperti jalan tol pun akan terlihat kok. Namun ketika sudah mengorbit dalam jarak yang relatif jauh, bahkan Tembok Besar Tiongkok tidak akan mudah dilihat oleh para astronot Apollo.


1Ada bagian dari bulan yang ‘akan selalu gelap’

Kepercayaan ini pernah booming, namun fakta lain yang lebih terpercaya menyatakan bahwa tidak ada bagian dari bulan yang selalu gelap. Hal ini dikarenakan bulan memiliki orbit yang sinkron sehingga butuh waktu yang jelas-jelas sama persis ketika bulan melakukan rotasi memutari aksis dan ketika mengorbit bumi sebanyak satu kali.


10 fakta sains ini mungkin masih tidak bisa kamu percaya kalau ternyata salah kaprah. Tapi, karena sekarang sudah tahu fakta yang benar, kamu bisa dong membenahi pola pikir yang mungkin akan berdampak pada keseharianmu sekarang?

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry