Flora & Fauna

10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Burung Hantu!

Burung hantu menonjol di antara semua kelompok burung hidup, dimana selain pernah muncul dilayar lebar (Salah satunya Harry Potter), burung ini juga cenderung aktif diwaktu malam, sementara hampir semua burung lain aktif di siang hari.

Namun terlepas dari apa yang sobat pikir sudah sobat ketahui tentang burung hantu, ternyata banyak fakta unik burung hantu yang jarang diketahui khalayak ramai loh sobat Tentik.


10Adaptasi Aliran Darah Yang Hebat

Burung hantu sangat bervariasi dalam ukuran, penampilan, dan warnanya, tetapi mereka semua memiliki 1 kesamaan yakni kemampuan untuk memutar kepala hingga 270 derajat.

Untuk melakukan tugas ini, leher mereka mengandung 14 vertebra, bukan 7 seperti yang biasa ditemukan pada burung “normal”.

Dalam upaya mereka untuk memahami bagaimana kemampuan tersebut ada, para ilmuwan telah menemukan bahwa burung hantu memiliki sistem pengumpulan darah khusus yang mengumpulkan darah untuk memberi tenaga pada otak dan mata mereka ketika gerakan leher memotong sirkulasi karena berputar.

Adaptasi burung hantu luar biasa lainnya termasuk pergantian pembuluh darah alternatif dan selubung pembuluh udara untuk mencegah pecah pembuluh darah dan stroke selama melakukan putaran kepala yang ekstrim.


9Kanibalisme

Kanibalisme secara teknis mengacu pada tindakan pemangsaan terhadap anggota spesies yang sama. Namun, burung hantu ialah pemangsa kanibal yang akan memangsa burung hantu yang berbeda spesies dengan dirinya.

Contohnya saja, burung hantu Great Horned sebenarnya adalah ancaman predasi utama bagi burung hantu Barret. Dan juga, burung hantu Barret akan memangsa burung hantu yang ukurannya lebih kecil lagi (celepuk misalnya). Hii Serem!


8Mata yang Gila

Penglihatan burung hantu sangat tidak konvensional. Mata mereka sangat besar dan hampir menyentuh bagian dalam kepala. Mata burung hantu juga sepenuhnya tidak bisa bergerak dan tidak dapat dianggap sebagai “bola mata” yang sebenarnya, karena berbentuk tabung.

Visi binokular memungkinkan burung hantu sepenuhnya berfokus pada mangsanya dan meningkatkan persepsi kedalaman mereka. Namun, itu juga membuat burung hantu lebih rentan terhadap pemangsa, yang mencakup burung hantu lain dan gerombolan songbird. Burung hantu dapat memutar kepala mereka 270 derajat untuk mengimbangi penglihatan monoton dan bola mata mereka yang tidak bisa bergerak.


7Memakan Buah dan Benih

Burung hantu adalah salah satu karnivora paling murni di dunia burung. Menempati sebagian kecil dari total spesies dunia, dan dalam banyak kasus pemburu malam ini tidak akan membungkuk untuk sekedar “memulung makanan.”

Namun, ada satu spesies burung hantu yang agak unik, ia adalah burung hantu Elf. Tidak hanya memangsa hewan kecil, tetapi burung hantu Elf juga memakan buah-buahan (seperti pir dan buah kaktus) serta benih tanaman.

Burung hantu ini terlibat dalam semacam “budidaya” di mana mereka menyebarkan kotoran di sekitar lokasi sarang mereka dalam upaya untuk menarik kumbang kotoran yang akan ia tangkap dan makan. Cerdas juga ya sobat!


6Tidak Sering Bersuara

Burung hantu sangatlah jarang bersuara (tidak seperti di film-film yang rada cerewet), tetapi sejumlah spesies justru tidak bersuara sama sekali layaknya burung pemangsa.

Burung hantu Snowy di ujung utara menghasilkan suara mencicit seperti burung laut yang jauh berbeda dari suara burung hantu biasa, tetapi tetap jarang sekali berbunyi karena mereka lebih senang duduk diam sambil mengamati sekitar untuk mencari dan membunuh mangsa (meski sudah kenyang, burung hantu masih suka berburu loh).


5Memangsa Hewan dengan Ukuran Yang Jauh Lebih Besar

Burung hantu elang adalah salah satu pemburu bersayap terbesar di planet ini dengan ukuran tubuh dan keganasan yang luar biasa. Mereka akan memakan hampir apa saja dan tidak berhenti.

Burung hantu elang Veraux akan menangkap monyet-monyet vervet dewasa dan babi hutan muda dengan mudah. Burung hantu elang Eurasia pun sama ganasnya karena mampu membunuh elang emas yang kuat.

Menurut sebuah laporan, burung hantu elang Veraux sering memangsa Serigala Muda, Rusa, dan rubah. Dalam satu serangan, burung hantu elang Veraux juga mampu membunuh seekor burung sekretaris dan juga bangau. Ganas banget ya!


4Hidup di Kaktus

Di Gurun Sonora Amerika Utara, kaktus Saguaro Cacti dapat tumbuh mencapai lebih dari 10 meter tingginya dan tumbuh bergerombol layaknya hutan.

Lubang pada kaktus yang dibuat oleh burung Pelatuk sering dijadikan tempat bersarang oleh burung hantu Elf, yang mengintip dari kaktus dengan mata kuning yang cerah.

Hutan kaktus juga dihuni oleh burung hantu kecil lainnya seperti burung hantu Ferruginous Pygmy, dimana burung kecil ini lebih agresif dari pada Elf dan juga suka memangsa burung-burung kecil.


3Burung Hantu Dan Budaya Manusia

Meski sering digambarkan sebagai hewan yang bijaksana (biasanya memakai kacamata), burung hantu juga dapat dianggap sebagai simbol iblis atau pertanda kehancuran loh sobat.

Koneksi ke ilmu sihir juga sering dilakukan. Burung hantu juga menjadi terkenal sebagai ikon dalam budaya populer, seperti burung hantu Snowy Hedwig yang terkenal di dalam seri Harry Potter.

Faktanya, burung hantu telah digunakan oleh manusia dalam olahraga berburu. Burung hantu Elang dapat dilatih untuk hinggap di sarung tangan dan dikirim untuk mengejar berbagai buruan seperti kelinci layaknya burung Elang. Keren ya!


2Memiliki Kerabat yang Sangat Berbeda

Burung hantu sering disebut sebagai “burung pemangsa,” tetapi burung pemburu nokturnal ini tidak memiliki hubungan kerabat dengan elang.

Dan uniknya ya sobat, para ilmuwan mengidentifikasi burung hantu lebih dekat berkerabat dengan burung raja, kolibri, dan bahkan songbird dibandingkan burung elang yang sama-sama bertipe pemangsa / pemakan daging.

Secara ekologis, burung hantu memang biasa bertukar “jam kerja” dengan elang saat berburu mangsa yakni antara siang dan malam yang ternyata bukan berarti mereka satu kerabat dalam dunia hewan.


1Pembunuh Tanpa Suara

Keutamaan yang membuat burung hantu menjadi pemburu yang efektif adalah kemampuan mereka untuk mendengar dengan sangat baik, sambil tetap diam tanpa suara.

Namun, ini membutuhkan beberapa adaptasi yang menarik. Kait khusus di bagian depan bulu sayap burung hantu bertindak sebagai peredam aliran udara, sementara jumbai di tepi sayapnya menawarkan penerbangan tanpa suara yang memungkinkan burung hantu untuk terbang mendekati mangsa tanpa terdeteksi.

Untuk menghasilkan kekuatan pendeteksian pendengaran yang benar-benar mutakhir, burung hantu terbang di hadapan konvensi simetri hewan. Beberapa burung hantu memiliki telinga asimetris, yang terletak di ketinggian berbeda di kepala burung hantu (bergantung spesiesnya) yang memungkinkan burung hantu untuk menentukan lokasi suara dalam berbagai dimensi serta membantu mengarahkan dirinya dengan cepat ke tempat mangsa berada. Keren!

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry