Film dan TV

10 Film Horror yang Diangkat dari Kisah Nyata

Meski banyak film horror yang mengklaim bahwa jalan cerita adalah berdasarkan kisah nyata, kenyataannya sering kali itu hanyalah taktik pemasaran agar banyak orang menonton filmnya. Namun kadang-kadang ada juga film horror yang begitu mirip, bahkan sangat persis dengan kejadian aslinya.

Berikut ini adalah 10 film horror yang diangkat dari kisah nyata.


10Alfred Packer – Ravenous

Alfred Packer adalah seorang kanibal paling terkenal sepanjang sejarah Amerika. Saat sedang menjelajahi tambang emas di Colorado tahun 1874, Packer dan lima temannya memutuskan untuk bertahan di musim dingin bersalju yang dahsyat ketimbang kembali ke peradaban dan menunggu sampai musim berganti.

Packer adalah satu-satunya orang yang selamat dari musim dingin tersebut. Untuk bertahan hidup, Packer membunuh semua temannya dan mengkonsumsi daging mereka. Bahkan saat sedang diinterogasi, Packer mengaku kalau dia mulai ketagihan dengan daging manusia, terutama bagian di sekitar dada.

Kejadian mengerikan ini diabadikan dalam film Ravenous yang liris pada tahun 1999.


9Joe Ball – Eaten Alive

Joe Ball adalah seorang pembuat minuman keras dan playboy yang mempunyai sebuah rumah penginapan di Texas pada tahun 1930. Untuk menghibur para tamu, Ball memelihara 5 ekor aligator di kolam rawa buatannya di belakang hotelnya. Mungkin ini merupakan suatu tanda-tanda karena banyak pelayan hotelnya yang menghilang tanpa jejak.

Polisi mulai mencurigai Ball setelah para tetangganya melaporkan kalau mereka mencium bau daging busuk dari barrell (tong) milik Ball. Saat polisi datang dan mulai menginterogasi Ball, dia merespons dengan membuka cash registernya, mengambil pistol dan menembak dirinya sendiri. Cerita segera menyebar bahwa Ball telah melemparkan bagian-bagian tubuh pelayan yang dibunuhnya ke para aligator.

Meski tidak ada bukti fisik, cerita ini menjadi terkenal setelah diangkat dalam film Eaten Alive tahun 1977.

8Serangan Di Sungai Finniss – Black Water

Pada tanggal 21 Desember 2003, Ashley McGough, Shaun Blowers, dan Brett Mann memutuskan untuk membersihkan diri di sungai Finniss setelah mengendarai ATV mereka di Wilayah Utara Australia. Celakanya Brett Mann kehilangan pijakannya dan terseret arus sungai yang kuat. Teman-temannya segera berenang mengejarnya dan ketika berhasil mendapatkannya, Ashley melihat seekor buaya dan langsung memperingatkan yang lain. Ashley dan Shaun berhasil memanjat sebuah pohon namun Brett digigit dan diseret ke bawah air oleh buaya tersebut.

Beberapa menit kemudian, buaya tersebut muncul kembali dengan tubuh Brett di mulutnya. Buaya lalu pergi dan kembali lagi 5 menit setelahnya, menunggu di bawah pohon tempat persembunyian Shaun dan Ashley sampai akhirnya helikopter penyelamat datang. Ashley dan Shaun berada di atas pohon selama 22 jam dan tubuh dari Brett Mann tak pernah ditemukan.

Black Water adalah film yang menceritakan pengalaman mereka.


7Travis Walton – Fire In The Sky

Travis Walton mengklaim kalau dia diculik oleh alien pada tanggal 5 November 1975. Dia dan teman-teman penebang pohonnya sedang mengemudi ke rumah ketika mereka melihat sebuah UFO melayang di atas hutan Sitgreaves, Arizona. Travis mendekat ke UFO tersebut dengan harapan untuk dapat melihat lebih jelas, tapi dia malah tidak sadarkan diri setelah ada sinar biru kehijauan menyambarnya. Teman-temannya langsung melarikan diri dan ketika mereka kembali Travis sudah hilang tanpa jejak atau bekas apapun.

Travis akhirnya kembali ke Bumi setelah menghilang selama lima hari. Cerita Travis menarik perhatian luas dan ia berhasil melalui 12 tes kebohongan. Semua teman-teman kerjanya yang ada saat kejadian itu pun juga berhasil melalui semua tes kebohongan. Film Fire In The Sky didasarkan pada pengalaman Travis, meski Hollywood menambahkan beberapa efek tersendiri.


6Adolfo Constanzo – Borderland

Adolfo Constanzo adalah seorang praktisi ilmu hitam agamanya, Palo Mayombe, yang mencangkup ritual pengorbanan hewan. Agamanya tidak berisi tentang pengorbanan manusia sampai Constanzo memutuskan untuk memodifikasi agamanya untuk tujuan tersendiri.

Sebagai gembong narkoba dan juga pemimpin keagamaan, Constanzo mengatur ritual pengorbanan 23 orang di Mexico selama tahun 1988 – 1989. Organ tubuh dari korban diambil untuk digunakan sebagai jimat. Constanzo akhirnya bunuh diri ketika tersudut setelah diburu oleh banyak warga yang resah.

Film Borderland tahun 2007 didasarkan pada cerita ini.


5Father Gary Thomas – The Rite

The Rite adalah film yang didasarkan oleh buku berjudul The Rite: The Making of a Modern Exorcist yang juga diinspirasikan oleh kisah nyata yang dialami oleh Father Gary Thomas.

Thomas adalah seorang exorcist (pengusir setan) dari Vatikan. Dia melaporkan telah melihat kepala pasiennya bergerak dengan cara yang sangat kaku dan gerakan tubuh yang menyerupai ular.


4Wade Davis – The Serpent And The Rainbow

Siapa yang pernah menyangka bahwa film pertama yang bertema Zombie diangkat dari kisah nyata? Di tahun 1962, seorang pemuda Haiti bernama Clairvius Narcisse meninggal dan dikuburkan oleh keluarganya, namun lalu muncul kembali ke rumahnya secara misterius di tahun 1980. Keluarga Narcisse menjelaskan kalau penyihir voodoo telah menggunakan ‘bubuk zombie’ kepada Clairvius yang menyebabkan dia tidur seperti orang mati sebelum menghidupkan dia kembali dan memaksa dia untuk bekerja di perkebunannya. Ketika penyihir dan pemilik perkebunan itu meninggal, Clairvius pulang ke rumah.

Penasaran dengan cerita itu, seorang antropolog dari Amerika bernama Wade Davis pergi ke Haiti dan mencoba mempelajari lebih lanjut tentang “bubuk zombie” tersebut. Dia menemukan kalau bubuk itu adalah campuran dari tetrodotoxin dan bufotenin, yakni racun dari spesies tertentu ikan buntal dan kodok. Setelah korban bangun, dia diberi sebuah ramuan dari biji datura yang menyebabkan korban menjadi seperti zombie: kehilangan ingatannya dan sugestibilitasnya.


3The Texas Slave Ranch – Hoboken Hollow

Pada awal tahun 1980an, Waler Wesley Ellebracht menjalankan bisnis peternakan yang sukses di Texas dengan bantuan anaknya Walter Jr dan mandornya yang bernama Carlton Robert Caldwell. Dia juga memproduksi gantungan kunci dari kayu kepada pengunjung. Untuk membuat gantungan kunci ini dan juga menjalankan peternakannya, Ellebracht mencoba memikat para hitchhikers atau orang yang tersesat dengan iming-iming makanan dan tempat tinggal, sebelum akhirnya mereka diperbudak. Dalam 4 tahun, sebanyak 75 orang menjadi budak di peternakan tersebut, dimana mereka disiksa jika tidak mengikuti perintahnya.

Bahkan salah satu pekerja bernama Anthony Bates meninggal dunia di tahun 1984 setelah tidak tahan atas siksaan yang diterimanya, seperti dipukul, ditusuk kemaluannya, lidah dan matanya. Untung para pekerja lain dapat dibebaskan setelah polisi menyerbu peternakan ini pada bulan Maret 1983.


2Chante Mallard dan Gregory Biggs – Stuck

Pada tanggal 25 Oktober 2001, seorang suster bernama Chante Mallard menghabiskan malamnya dengan minum-minum, memakai narkoba dan berpesta di Fort Worth, Texas. Saat jam menunjukan pukul 3 pagi, Mallard pergi meninggalkan apartemen temannya untuk pulang ke rumah.

Gregory Biggs, seorang tuna wisma, sedang berjalan ketika Mallard menabraknya dan tubuh dari Biggs tersangkut di kaca depan mobilnya. Mallard mencoba untuk melepaskannya tapi gagal dan lalu ia memutuskan untuk terus mengemudi pulang, memakirkan mobilnya di garasi dan meninggalkan Biggs yang masih tersangkut di kaca depan.

Chante kembali secara berkala untuk mengecek Biggs dan terus meminta maaf atas apa yang terjadi, namun tidak mencoba untuk menyelamatkan nyawanya atau menelepon polisi. Biggs kemudian meninggal karena kehabisan darah dan lalu tubuhnya dibuang di taman terdekat oleh pacar Chante dan saudaranya. Biggs ditemukan pada tanggal 27 Oktober dan Chante dihukum penjara selama 50 tahun.


1John Justin Bunting – Snowtown

John Justin Bunting dan pengikutnya bernama Robert Joe Wagner, Mark Haydon dan James Vlassakis menyiksa dan membunuh sedikitnya 11 penduduk di Salisbury North, Australia. Bunting membenarkan apa yang ia lakukan dengan berkata bahwa ia hanya membantu komunitasnya membasmi para pedofil, kaum gay, orang lemah dan orang-orang lain yang ia tidak suka.

Bunting dan Wagner membunuh korban pertamanya yang bernama Ray Davies setelah Bunting mencurigai dia adalah seorang pedofil. Davies disiksa sebelum akhirnya dicekek sampai mati. Polisi baru mulai aktif menginvestigasi setelah Bunting dan Wagner membunuh istri dari Mark Haydon. Setelah polisi masuk ke tempat persembunyiannya, mereka menemukan borgol, pisau, gergaji yang berlumuran darah, shotgun dan sebuah perangkat listrik.

Vlassakis menjadi saksi kunci terhadap rekan-rekannya dan film Snowtown dibuat dari sudut pandang Vlassakis.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry