Flora & Fauna

10 Jenis Jamur Paling Beracun di Dunia

Siapa yang suka makan jamur? Jamur adalah tumbuhan yang biasanya tumbuh di daerah yang lembab. Secara umum, bentuknya unik seperti payung. Olahan jamur lumayan enak dan sedap.Ternyata, ada banyak jenis jamur di dunia ini. Namun, tidak semua jamur tersebut bisa dimakan, ada pula yang beracun. Untuk menghindari keracunan, kita perlu mengetahui ciri-ciri jamur beracun. Berikut daftar 10 jenis jamur beracun.


10Amanita

jamurberacun10

Jamur amanita tumbuh secara liar di antara daun-daun yang jatuh ke tanah. Jamur ini bisa ditemukan di hutan ataupun pekarangan rumah. Ada beberapa jenis jamur amanita, yaitu amanita spisa dengan tudung payung berwarna coklat tua dan bintik putih, amanita muscaria dengan tudung payung berwarna merah dan bintik putih, amanita umbrina dengan tubuh menggulung berwarna coklat. Racun dari jamur amanita digunakan untuk senjata.


9Psalliota

jamurberacun9

Ciri yang bisa dilihat dari jenis jamur ini adalah batangnya yang panjang dan berwarna putih atau coklat muda. Batangnya memiliki sisik yang kasar, sama seperti tudung. Warna tudung psalliota adalah kuning dengan aksen kecoklatan kehitaman. Tidak ditemukan cawan dan cincin pada jamur ini.


8Boletus

jamurberacun8

Seperti amanita, boletus pun bisa ditemukan di antara dedaunan yang jatuh ke tanah. Jenis jamur beracun ini memiliki ciri seperti jamur pada umumnya yaitu berbentuk payung. Tudung jamur ini berbentuk bulat dan tebal. Warna batangnya coklat atau hitam, sedangkan tudungnya coklat atau kuning. Jamur ini tidak memiliki sisik dan cawan.


7Phallus

jamurberacun7

Jamur ini bisa ditemukan di semua tanah yang lembab dan tidak terkena cahaya matahari. Warnanya kuning atau hijau. Batangnya berwarna putih. Bentuknya seperti alat kelamin pria yaitu dengan tudung yang tertutup. Jamur ini memiliki sisik dan cawan.


6Coprinus

jamurberacun6

Jenis jamur beracun ini bisa ditemukan di bawah pohon pisang. Warna tudung jamur adalah putih, putih kekuningan, atau putih kebiruan. Kita bisa menemukan sisik pada jamur ini. Jika umurnya sudah tua, kita tidak lagi bisa melihat tudung jamur karena akan hancur. Selain hancur, jamur coprinus yang sudah tua akan mengeluarkan cairan dengan warna biru.


5Pholiota

jamurberacun5

Seperti morchella, jamur ini pun bisa ditemukan salah satunya di batang pohon yang telah lapuk. Jamur pholiota hidup secara berkelompok. Warnanya putih, kekuning-kuningan, atau kecoklat-coklatan. Warna tudungnya menyesuaikan warna batang. Tidak ada cincin atau cawan, tetapi ia memiliki sisik.


4Cortinarius

jamurberacun4

Seperti kebanyakan jamur lainnya, jenis jamur beracun bernama cortinarius ini hidup pada tanah humus atau tumpukan daun. Batangnya berwarna dasar putih, ada yang kekuning-kuningan atau kebiru-biruan. Sementara tudungnya memiliki beragam warna seperti putih kecoklatan, biru, atau kuning.


3Morchella

jamurberacun3

Selain bisa ditemukan di tanah yang lembab, morchella pun terdapat menempel di batang pohon yang lapuk. Bentuknya seperti payung yang tertutup dengan warna kuning tua. Batangnya berwarna putih kekuningan. Tidak ada sisik atau cawan pada salah satu jenis jamur beracun ini.


2Lactarius

jamurberacun2

Ciri-ciri jamur yang satu ini cukup unik. Ia memiliki tudung yang terbalik atau seperti payung yang membuka ke atas. Warna batangnya pun bukan hanya coklat, atau kekuning-kuningan, tetapi ada pula yang berwarna biru. Warna tudungnya akan mengikuti warna batang. Tidak ditemukan cincin, bercak, cawan, atau sisik pada jamur ini.


1Lepiota

jamurberacun1

Di antara beberapa jenis jamur beracun, lepiota memiliki cincin dan sisik. Warna jamur ini kecoklat-coklatan. Bentuknya hampir sama seperti amanita. Namun, kandungan racun dalam jamur ini sangat tinggi dan sangat berbahaya jika dikonsumsi.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry