Traveling

10 Landmark Terbaik di Dunia

Ada banyak destinasi wisata favorit di seluruh dunia yang bisa dikunjungi para traveler untuk berlibur. Namun, sebagai rekomendasi utama, situs travel provider TripAdvisor belum lama ini sudah menyusun daftar objek wisata yang bisa menjadi pilihan untuk berlibur menurut Travelers’ Choice. Berikut 10 landmark terbaik dunia 2017 yang bisa dikunjungi saat liburan.


10Katedral Milano (Italia)

Gereja yang terletak di pusat kota Milan, Italia ini merupakan katedral Katolik Roma kedua terbesar di dunia, setelah Katedral Sevilla di Spanyol. Bangunannya sangat besar, yang dapat menampung hingga 40 ribu orang; dengan arsitektur Gothik, dan dinilai paling termasyhur di Eropa. Panjangnya sekitar 157 meter, dengan jendela-jendela besar di bagian paduan suara.


9Plaza de Espana (Spanyol)

Sebagian besar kota di Spanyol memiliki alun-alun yang disebut ‘Plaza de Espana’. Namun, bangunan yang berada di Sevilla, tepat di tengah-tengah Taman Maria Luisa ini bisa disebut paling mempesona. Para pelancong yang datang ke Andalusia pasti akan berdecak kagum menyaksikan ruang terbuka setengah lingkaran yang dikelilingi bangunan bersejarah ini.


8Machu Picchu (Peru)

Lokasi ini merupakan magnet utama yang menarik kunjungan para wisatawan ke Peru setiap tahun. Machu Picchu yang disebut juga ‘Kota Inca yang hilang’ ini merupakan sebuah lokasi reruntuhan peradaban suku Inca yang terkenal di zaman lampau. Lokasinya sendiri berada di lembah Urubamba, tepatnya pada ketinggian sekitar 2.430 meter di atas permukaan laut.


7Tembok Besar (Cina)

Disebut juga ‘The Great Wall of China’, bangunan ini sangat dikenal banyak orang, karena sudah menjadi salah satu keajaiban dunia dan ditunjuk sebagai situs warisan dunia sejak 1987 silam. Tembok Besar China pun menjadi bangunan terpanjang yang pernah dibuat manusia, yang membentang sejauh 6.350 km mengikuti bentuk pegununganan China utara.


6Gereja Savior on Spilled Blood (Rusia)

Salah satu landmark yang paling mengesankan di Eropa ini merupakan sebuah gereja yang berada di St. Petersburg, Rusia. Gereja Savior on Spilled Blood adalah salah satu katedral yang dibangun pada tahun 1883 di masa Alexander III, dengan gaya klasik Rusia yang dihiasi kubah bawang berwarna-warni dan ubin mengkilap. Lalu, mulai dibuka pada tahun 1907.


5Taj Mahal (India)

Sama seperti Tembok Besar China, Taj Mahal juga sudah lama dikenal sebagai salah satu keajaiban dunia, dan telah diakui pula oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia. Bangunan yang terletak di Agra, India ini dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan pada tahun 1631 sebagai tanda cinta kepada sang istri, Arjumand Banu Begum, dan selesai pada tahun 1648.


4Basilika Santo Petrus (Vatikan)

Basilika utama di Kota Vatikan yang dikelilingi Roma, Italia ini diklaim sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun dengan area seluas 23 ribu meter persegi yang dapat menampung lebih dari 60 ribu orang. Selain itu, Basilika Santo Petrus juga merupakan salah satu situs tersuci bagi umat Kristen. Bangunan ini dibangun pad atahun 1506 dan selesai tahun 1626.


3Mezquita Cordoba (Spanyol)

Mezquita Cordoba, atau Masjid Cordoba di Spanyol pada zaman dahulu, ketika pertama kali dibuka pada tahun 987 Masehi merupakan sebuah masjid. Bangunan berarsitektur Moor ini didirikan di masa kekuasaan Islam pada pemerintahan Dinasti Umayyah. Namun setelah penaklukkan kembali Spanyol oleh umat Kristen, fungsinya diubah jadi gereja katedral gotik.


2Masjid Agung Sheikh Zayed (Uni Emirat Arab)

Masjid ini dinamai sesuai dengan tokoh besar di balik ide pembangunannya, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, yang juga merupakan tokoh nasional Uni Emirat Arab sekaligus pendiri negara di Timur Tengah tersebut. Bangunan yang ada di Abu Dhabi ini bergaya arsitektural Mughal dan Mooris, dengan 82 kubah bergaya Maroko dan berhiaskan batu pualam putih.


1Angkor Wat (Kamboja)

Landmark terbaik dunia versi TripAdvisor pada 2017 ternyata berasal dari Asia Tenggara, yakni Angkor Wat yang berada di Kamboja. Bangunan ini merupakan sebuah kuil atau candi yang terletak di kota Angkor, Provinsi Siem Reap. Pembangunannya dilakukan pada masa Raja Suryawarman II di pertengahan abad ke-12, dan memakan waktu selama 30 tahun.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry