Misteri Mitos & Legenda

10 Makhluk Cryptids Pemangsa Manusia dari Indonesia

Hewan (atau monster) yang ada di dalam list berikut ini belum dapat dikonfirmasi keberadaannya dan belum diakui oleh ilmu pengetahuan. Istilah umumnya yaitu ‘Cryptids’ dan Indonesia juga memiliki makhluk Crytidsnya sendiri. Contoh yang paling menggemparkan yakni ditemukannya ikan purba ‘Coelancath’ di perairan Sulawesi yang diyakini telah punah puluhan juta tahun lalu.

Tahukah anda kalau Komodo juga pernah dianggap sebagai makhluk Cryptid? Seorang pilot di jaman perang dunia II pernah melihat reptil besar di pulau yang sekarang kita kenal dengan nama Pulau Komodo. Tidak ada orang yang percaya ketika dia melaporkan apa yang ia lihat. Sampai akhirnya seorang letnan Belanda pergi ke pulau ini dan berhasil mendokumentasikan keberadaan Komodo.

Masih banyak lagi Cryptids lain yang ada di negara kita. Namun untuk list di bawah ini kita hanya akan memuat makhluk Cryptids pemangsa manusia dari Indonesia, atau setidaknya dikabarkan pernah menyerang manusia.


10Serigala Jawa

cryptidsindo10

Makhluk bertaring ini diduga sudah punah sekitar 300-800 ribu tahun yang lalu dan fosilnya dapat ditemukan di Pulau Jawa. Serigala Jawa memiliki taring yang panjang dan gigi yang kuat, ukurannya juga lebih besar daripada anjing liar.

Laporan terakhir dibuat oleh seorang penjaga keamanan setempat yang penasaran akan koper-koper di depan rumah Andre Lumboga, beberapa hari setelah ia kembali dari perjalanannya. Ketika ia mendekati rumah tersebut, ia mencium bau busuk dan langsung menelepon polisi. Tengkorak kepala Andre ditemukan di dapur dan tubuhnya ada di depan rumah tersebut.


9Ebu Gogo

cryptidsindo9

Ebu Gogo adalah cryptid dari pulau Flores yang menurut laporan dapat berjalan tegak dan berlari dengan cepat. Tinggi makhluk ini sekitar 1.5 meter, mempunyai hidung lebar dan pesek, mulut yang besar dan badannya dipenuhi oleh bulu.

Penduduk lokal percaya bahwa Ebu Gogo masih berkeliaran saat kapal dagang Portugis datang di abad ke 17, namun punah diburu manusia karena makhluk ini suka mencuri makanan dan menculik anak-anak.

8Murray

cryptidsindo8

Suku lokal di Irian Jaya dan Papua meyakini adanya makhluk yang berjalan dengan dua kaki, berleher panjang, mempunyai gigi dan taring sepanjang jari manusia dan berbuntut tipis yang mendiami rawa Murray. Makhluk ini lalu diberi nama Murray oleh penduduk setempat.


7Nabau

cryptidsindo7

Sudah banyak laporan dari suku-suku di Kalimantan yang menyatakan kalau mereka melihat Nabau, alias ular besar yang panjangnya dapat mencapai 30 meter. Penampakan Nabau paling banyak terjadi di desa sepanjang sungai Baleh dimana penduduknya ketakutan dan percaya kalau Nabau ada bersembunyi di air keruh sungai Baleh.


6Orang Gadang

cryptidsindo6

Sekumpulan ‘monyet’ besar menyerang sebuah desa bernama desa Toddang Pulu di Sulawesi pada tahun 2013. Tujuh penduduk desa terluka, dan satu di antaranya dalam kondisi kritis setelah digigit oleh ‘monyet’ tersebut.

Juru bicara mengatakan kalau hewan-hewan itu diduga berasal dari hutan terdekat dan dilindungi oleh suku lokal. Deskripsi hewan itu yakni memiliki hidung dan mata seperti gorilla, mampu berjalan tegak, tinggi sekitar 2-3 meter, dan yang paling aneh makhluk ini tidak memiliki ekor. Cryptozoologist menduga ‘monyet’ yang menyerang penduduk desa Toddang Pulu adalah Orang Gadang.


5Cigau

cryptidsindo5

Nama panggilan lain dari Cigau yaitu singa emas Sumatra. Penduduk lokal mengklaim telah melihat makhluk ini di dekat kota Bangko dan Gunung Kerinci. Ukuran Cigau lebih kecil daripada harimau, namun jauh lebih agresif dan dikabarkan telah memangsa manusia.

Seorang Cryptozoologist Richard Freeman dalam ekspedisinya di tahun 2003 menulis “Di tengah malam Cigau datang dari hutan untuk berburu. Makhluk ini mengintai ke perkemahan dan menyeret orang itu ke dalam kegelapan. Orang-orang panik dan menuju ke hutan untuk mencari rekan mereka yang hilang, tetapi ketika mereka menemukannya dia sudah tewas dengan perut terurai, dimangsa oleh Cigau.”


4Ropen

cryptidsindo4

Nama Ropen berarti setan bersayap dan makhluk ini dikabarkan ada menghantui Pulau Umboi, Papua. Beberapa mengatakan kalau Ropen berbentuk seperti kelelawar raksasa, dan yang lain mengatakan kalau Ropen adalah Pterosaur hidup. Namun deskripsi yang mereka sampaikan sama yakni makhluk ini tak memiliki bulu, ekor panjang dengan buntut berbentuk berlian, dan berburu ikan dan juga manusia.


3Leak

cryptidsindo3

Leak digambarkan sebagai seorang penyihir jahat yang terbang saat malam hari dan memburu wanita hamil untuk kemudian meminum darah bayi yang masih di dalam rahim ibunya. Leak hanya ada di pulau Bali dan menurut kepercayaan penduduk setempat, Leak sebenarnya hanyalah manusia biasa yang mempelajari ilmu sihir dan butuh darah janin untuk tetap hidup.

Leak juga termasuk dalam makhluk Cryptid karena makhluk ini dipercaya ada dengan bukti-bukti yang mendukung namun belum ditemukan atau dijelaskan oleh ilmu pengetahuan.


2Orang Bati

cryptidsindo2

Makhluk menyeramkan ini dikabarkan tinggal di hutan-hutan di Pulau Seram yang belum dijelajah oleh manusia. Orang Bati memiliki sayap, tinggi mencapai 2-3 meter dan amat berbahaya karena gemar menculik dan memakan anak-anak.

Di tahun 1987, misionaris Tyson Hughes mengunjungi suku Moluccan di Pulau Seram untuk mengembangkan segi peternakannya. Tyson mendengar cerita penduduk lokal akan Orang Bati namun bersikap skeptik sampai akhirnya ia menyaksikan makhluk ini dengan mata kepalanya sendiri.


1Ahool

cryptidsindo1

Makhluk bersayap bernama Ahool ini dikabarkan mendiami pedalaman hutan-hutan di Jawa. Saksi mata mendeskripsikan Ahool sebagai kelelawar raksasa dengan moncong panjang, sayap besar selebar 3 meter berwarna kemerahan, cakar yang panjang dan seluruh badan dipenuhi oleh bulu berwarna abu-abu.

Ahool adalah makhluk yang bertahan hidup dengan memakan berbagai macam sumber makanan, terutama daging. Mulai dari kucing kecil sampai manusia dewasa.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.
error: Alert: Content is protected !!