Kuliner

10 Menu Khas Ramadhan dari Berbagai Negara di Dunia

Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa wajib Ramadhan pada bulan Mei 2017 ini. Puasa Ramadhan ini pun sudah seperti momen khusus bagi para pemeluk agama Islam setiap tahun. Momen berbuka puasa biasanya jadi hal yang paling ditunggu-tunggu setiap hari. Nah, berikut ini ada 10 menu khas Ramadhan dari berbagai negara di dunia.


10Beshbarmak (Kazakhstan)

Menu ini diolah dari daging kambing, atau bisa juga daging domba atau kuda, yang dicampur dengan aneka rempah dan mie buatan sendiri. Beshbarmak dari Kazakhstan ini biasanya juga menjadi sajian utama dalam perayaan atau acara spesial, selain saat bulan puasa. Dikenal juga sebagai makanan lima jari, karena biasanya disantap langsung menggunakan tangan.


9Bolani (Afghanistan)

Berupa roti tipis berbentuk bulan, bolani dari Afghanistan ini terbuat dari campuran kentang yang dihancurkan, berbagai sayuran, dan juga bumbu rempah. Untuk memasaknya, bisa pula dipanggang atau digoreng, dan lalu disajikan bersama kuah khusus. Di Indonesia mungkin hampir seperti martabak. Warga setempat sangat tergila-gila dengan kenikmatan menu ini.


8Falooda (Pakistan)

Hidangan penutup tradisional khas Pakistan ini berupa minuman manis yang menyegarkan dan menyehatkan. Falooda diolah dari yoghurt dan sirup mawar, atau sirup rasa lainnya. Citarasa dan bentuknya hampir sama seperti milkshake atau smoothie. Makanya, untuk membuatnya pun juga relatif cukup mudah, tapi bahannya memang agak susah ditemukan.


7Harira (Maroko)

Sajian khas Maroko ini adalah sop tradisional yang biasa disantap saat berbuka puasa pada bulan Ramadhan. Menu harira ini diolah dari daging kambing atau daging domba. Hasilnya, berupa sop pilihan dari daging dengan tekstur sangat lembut, berkat kuah yang dicampur dengan aneka bumbu rempah, seperti kayu manis, yang akan menghadirkan rasa berbeda.


6Malfouf (Palestina)

Pilihan utama untuk berbuka puasa ini sekilas memang terlihat sangat sederhana seperti salad. Namun, rasa makanan khas Palestina bernama malfouf ini akan membuat setiap orang ketagihan. Bahannya sendiri berupa kubis yang diisi dengan daging cincang, beras dan bumbu rempah, seperti bawang putih dan lada, serta virgin olive oil atau minyak zaitun.


5Bubur Lambuk (Malaysia)

Bubur lambuk yang merupakan hidangan khas Malaysia ini berupa bubur beras yang berisi daging sapi cincang dan lobak. Ada pula yang mencampurnya dengan udang kering, yang diolah dengan rempah-rempah seperti bunga cengkeh, jintan putih, dan kulit kayu manis. Menu hangat yang satu ini bisa jadi pilihan untuk memuaskan selera saat berbuka dan sahur.


4Haleem (India)

Olahan gandum yang direbus bersama dengan barley, lentil, dan rempah seperti kapulaga, kunyit, dan lada hitam, serta dicampur dengan daging ini bernama haleem, yang merupakan sajian khas India pada bulan Ramadhan. Setelah dimasak di kuali selama 12 jam, maka aroma kelezatan pun langsung tercium yang membuat tak sabar untuk segera menyantap.


3Ramazan Pidesi (Turki)

Masyarakat Turki biasanya menyantap hidangan ini untuk berbuka maupun sahur. Namanya ramazan pidesi, yang merupakan sajian khas terbuat dari roti yang lembut dan agak manis. Bentuknya hampir mirip seperti roti pita, namun cara pengolahannya menggunakan ragi. Roti pide sajian khas Turki ini pun biasanya hanya bisa ditemukan selama bulan Ramadhan.


2Luqaimat (Arab Saudi)

Berada di Arab Saudi pada bulan Ramadhan, juga bisa mencicipi kelezatan kue bulat goreng dengan rasa manis, yang mereka namakan luqaimat. Bentuk dan rasanya mungkin hampir mirip seperti donat atau kue bantal di Indonesia. Namun bedanyanya, kue ini disajikan dengan siraman sirup kurma yang membuatnya semakin manis dan nikmat saat disantap.


1Kolak (Indonesia)

Bisa dibilang, kolak sudah menjadi salah satu menu khas selama bulan Ramadhan di Tanah Air. Makanan tradisional khas Indonesia ini terlihat seperti sop, namun dengan rasa yang manis. Semua warga Nusantara pasti sudah mengenal hidangan yang satu ini. Kuahnya biasa diracik dari olahan santan dan gula jawa yang manis, lalu dicampurkan ubi, labu, atau pisang.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of