Sejarah

10 Misteri & Konspirasi dibalik Kematian Hitler

Tanggal 30 April 1945 menjadi titik penghabisan Perang Dunia II, ketika Tentara Merah Soviet menyerang Berlin, pimpinan tertinggi Jerman Adolf Hitler dilaporkan memilih untuk bunuh diri di dalam bunkernya yang berlokasi di kantor Kanselir Jerman. Hitler menembak dirinya sendiri sedangkan sang istri, Eva Braun, menelan pil sianida. Hitler juga berwasiat agar jasadnya dibakar agar tidak dimanfaatkan oleh para musuhnya sebagai pelampiasan.

Tetapi, banyak kalangan yang menilai bahwa sosok seperti Hitler tidak sepengecut itu untuk memilih jalan bunuh diri. Ia diyakini kabur dari Berlin dengan sejumlah orang yang akhirnya meninggalkan sejumlah teori misteri dan konspirasi liar tentang akhir kehidupannya. Hal ini didasarkan pada beberapa bukti dan dasar pemikiran alternatif, antara lain;


10Tidak Ada Saksi Mata Kejadian

Bagaimana seorang Adolf Hitler dijemput ajal masih menjadi perdebatan dan data yang ada kerap simpang siur. Pasukan Rusia yang memeriksa bunker pertama kali mengaku bahwa Hitler menembak dirinya sendiri di bagian mulut. Pengakuan pembunuhan diri di dalam bunker ini berasal dari Rochus Misch, yang merupakan mantan operator radio Hitler yang mengatakan ia telah menyaksikan mayat Hitler bersama Eva Braun. Namun keduanya dilihatnya dalam kondisi yang sudah tewas.


9Bukan Tengkorak Hitler

Pada tahun 2009, ahli dari University of Connecticut menyebut bahwa fragmen tengkorak yang disimpan di museum Rusia bukanlah milik Hitler melainkan milik wanita yang usianya masih di bawah 40 tahun. Atau mungkinkah Rusia menyembunyikan fragmen tengkorak Hitler di tempat lain? Tapi untuk apa?


8FBI: Hitler Kabur ke Argentina

FBI langsung bertindak cepat ketika mendengar kabar simpang siur tentang kematian Hitler. Penyelidikan besar-besaran pun dilakukan sejak tahun 1945. Dalam laporannya, FBI menulis Hitler kabur ke Argentina menumpang sebuah kapal selam. Terdapat teori yang menjelaskan bahwa sang fuhrer tetap hidup menggunakan emas yang dijarah pasukan Nazi selama perang berlangsung. Disebut pula, ia menetap di Argentina bersama Eva Braun hingga berumur 73 tahun.


7Joseph Stalin: Tidak, Hitler Tidak Tewas

Joseph Stalin merupakan pimpinan tertinggi Uni Soviet ketika melawan Nazi Jerman. Serangan Tentara Merah Soviet di Berlin merupakan pemicu kabar bunuh diri Hitler. Dalam Konferensi Postdam 1946, Presiden AS Harry S. Truman menanyakan pada Stalin untuk mengkonfirmasi tewasnya Hitler. Misterius, Stalin menjawab dengan kata, “tidak”.


6Kloning

Ide konspirasi lain menduga bahwa Hitler memiliki akses ke teknologi kloning bersama Dr. Josef Mengele. Teori ini didukung dengan bukti bahwa Hitler sering memerintahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen terhadap tawanan perang mereka. Ada banyak literatur yang menyebut Hitler telah menggandakan dirinya meskipun memiliki durasi hidup yang tidak lama. Salah satunya adalah Gustav Weler  yang diyakini sebagai kloning ciptaan Hitler dengan durasi hidup paling singkat.


5Terowongan dan Bunker

Teori lain berkembang berdasarkan tempat perlindungan yang bernama “Berlin Bunker” dimana Hitler memiliki bunker serta terowongan bawah tanah sepanjang 150 km dan mengarah menuju landasan terbang lalu melarikan diri. Namun teori ini telah dipatahkan setelah para pasukan Merah Soviet dan Sekutu tidak menemukan bunker lain atau bahkan terowongan yang dimaksud.


4Antartika dengan Shangri-la Darat

Pemerintah Nazi juga diyakini sempat membangun sebuah pangkalan rahasia di wilayah Kutub Selatan. Pangkalan yang disebut sebagai Shangri-la di darat ini juga diduga menjadi tempat pelarian Hitler. Benteng yang tak tertembus ini pernah diserang Inggris.


3Markas di San Diego

Konspirasi lain menyebut bahwa Hitler sempat membangun markas rahasia di Amerika Serikat tepatnya di San Diego, California. Markas rahasia ini tersembunyi dengan ciri berupa serangkaian bangunan yang saling terhubung satu sama lain dan membentuk lambang swastika seperti yang digunakan sebagai lambang Partai Nazi.


2Tinggal di Spanyol

Ron T. Halsing menulis buku berjudul Hitler’s Escape dan dalam bukunya ia memuat spekulasi tentang upaya Hitler yang berhasil kabur menuju Spanyol di bulan April 1945. Di negara Matador tersebut, Hitler tutup usia hingga kemudian dimakamkan.


1Berada di Paraguay

Simoni Renee Guerreiro juga menjadi salah satu penulis yang menulis buku Hitler in Brazil – His Life & His Death, menyebut Hitler tinggal di Brasil lalu pindah ke Paraguay serta merubah namanya sebagai Adolf Leipzig. Bahkan sang fuhrer juga dikatakan punya kekasih bernama Butinga hingga akhirnya meninggal di usia 95 tahun.


Ada sejumlah teori dan konspirasi yang tentunya didukung oleh bukti kuat yang akhirnya meninggalkan misteri tersendiri tentang kematian Hitler. Bahkan ada pula yang menyebut bahwa  Hitler meninggal di Indonesia. Ada pula yang lain yang mengklaim bahwa Hitler meninggal akibat menderita penyakit Parkinson.

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of