Film dan TV Musik

10 Soundtrack Sinetron Indonesia Ini Dulu Sangat Populer, Masih Ingat?

Selain jalan ceritanya, akting para pemain, dan judul yang menarik, ternyata soundtrack atau lagu pengantar juga mampu mempengaruhi kesuksesan sinetron di Indonesia. Buktinya, para penonton pasti hafal soundtrack sinetron-sinetron favorit yang tayang di televisi. Seperti 10 soundtrack sinetron Indonesia yang dulu sangat populer berikut ini. Ada yang masih ingat?


10Keliru

Soundtrack sinetron berjudul ‘Jangan Ucapkan Cinta’ ini dibawakan oleh Ruth Sahanaya. Lagu ‘Keliru’ ini termuat dalam album ‘Kasih’ yang dirilis pada 1999. Sedang sinetronnya sendiri yang dibintangi Maudy Koesnadi dan Ari Wibowo sebagai pemeran utama tayang di RCTI, namun hanya bertahan selama setahun hingga Agustus 2000 sebanyak 40 episode.


9Janji Hati

Penyanyi cantik pasangan komposer Addie MS, Memes menyanyikan lagu ini dalam album berjudul sama yang dirilis pada 1999. Tak lama kemudian, lagu ‘Janji Hati’ ini pun terpilih menjadi soundtrack sinetron dengan judul yang juga sama, dan tayang di SCTV selama 1999 hingga 2000. Aktris cantik Dian Nitami menjadi pemeran utama dalam sinetron tersebut.


8Janjiku

Sinetron yang dimulai dengan lagu soundtrack ‘Janjiku’ ini memang hanya tayang beberapa bulan saja di RCTI. Total hanya 20 episode sejak 17 Februari 1999 hingga 30 Juni 1997. Tapi, lagu yang jadi soundtrack sinetron dengan judul sama ini cukup akrab di telinga penonton setianya. Apalagi, lagu dan sinetronnya dibawakan oleh aktris nan jelita Paramitha Rusady.


7Bahasa Kalbu

Single hits Titi DJ ini terpilih menjadi soundtrack sinetron ‘Cinta’ di RCTI. Namun, sinetronnya yang dibintangi Desy Ratnasari dan Primus Yustisio hanya tayang 26 episode dari 1 Februari 1999 hingga 26 Juli 1999. Meski pun begitu, lagu berjudul ‘Bahasa Kalbu’ ini mengantarkan penyanyinya meraih 5 penghargaan dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 1999.


6Wiro Sableng

“Muridnya sableng, gurunya gendeng.” Itulah penutup soundtrack sinetron hits di era 1990-an ini. Sinetron ‘Wiro Sableng’ yang diangkat dari novel fiksi berjudul sama itu benar-benar laris ditonton masyarakat melalui channel RCTI sejak 1995 hingga awal 2000-an. Begitu pula lagu pengantarnya berjudul sama yang dibawakan duo penyanyi Harry OG dan Erik Mcwax.


5Antara Ada dan Tiada

Jadi single pertama band Utopia dalam album berjudul sama, lagu ‘Antara Ada dan Tiada’ ini berhasil terkenal karena dipilih sebagai soundtrack sinetron horor remaja berjudul ‘Di Sini Ada Setan’. Sinetron ini tayang di SCTV sejak 2003, tak lama setelah album tersebut dirilis, hingga 2005. Pada 2004, sinetron ini sempat diangkat ke film layar lebar dengan judul sama.


4Bidadari

Inilah single perdana Marshanda sebagai penyanyi, lagu ‘Bidadari’ yang dirilis dalam album berjudul sama pada 2000. Lagu ini jadi soundtrack sinetron ‘Bidadari’ yang tayang di RCTI sejak 5 November 2000. Sang artis cantik membintangi sinetron ini sebagai pemeran utama hingga season 3 sebanyak 156 episode. Sedang ceritanya berakhir di episode 237 pada 2005.


3Pernikahan Dini

Lagu ciptaan Melly Goeslaw berjudul ‘Pernikahan Dini’ ini menjadi pembuka sinetron dengan judul sama yang dibintangi aktris cantik Agnes Monica, sejak pertama kali tayang di RCTI pada 16 Juni 2001. Sang pemeran utama bersama Sahrul Gunawan itu juga menyanyikan langsung soundtrack ini. Sinetronnya sendiri tayang sebanyak 78 episode 7 Desember 2002.


2Keluarga Cemara

Berjudul sama dengan sinetronnya, lagu ‘Keluarga Cemara’ ini benar-benar hits pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Ini seiring dengan popularitasnya sebagai sinetron keluarga yang tayang di RCTI sejak 6 Oktober 1996 hingga 30 Januari 2005 dalam 412 episode. Pemeran utama sinetronnya, Novia Kolopaking sekaligus sebagai penyanyi soundtrack ini.


1Tersanjung

Sama seperti ‘Keluarga Cemara’, lagu ‘Tersanjung’ juga menjadi terkenal berkat sinetronnya yang sangat hits pada periode yang tidak jauh berbeda. Padahal, penyanyi soundtrack ini, Retno Susanti sama sekali tak terkenal. Sinetron yang dibintangi oleh Lulu Tobing ini tayang sebanyak 360 episode sejak 10 April 1998 di Indosiar dan berakhir pada 25 Februari 2005.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry