Budaya & Literatur

10 Permainan Tradisional yang Hampir Dilupakan

Bermain adalah kodrat seorang anak. Melalui permainan, seorang anak belajar untuk bergaul dengan sesamanya. Mereka juga bisa melatih karakter maupun ketangkasan melalui permainan. Sayangnya, anak-anak zaman sekarang lebih suka berkutat dengan gadget dan jarang berinteraksi dengan anak sebayanya. Berikut 10 jenis permainan tradisional yang perlu diperkenalkan lagi kepada anak.


10Layangan

mainantradisional10

Biasanya yang gemar bermain layangan adalah anak laki-laki. Bermain layang-layang tentu membutuhkan layang-layang yang bisa dibuat sendiri atau membeli. Harganya layangan terbilang sangat murah. Sebuah layang-layang terdiri atas kerangka dari bambu dan kertas minyak. Namun, saat ini banyak layang-layang yang dibuat dengan lebih baik. Warna dan coraknya pun macam-macam. Bermain layangan biasanya dilakukan di lapangan yang luas dan mengandalkan kekuatan angin. Serunya bila layangan sudah terbang di angkasa, pemain tinggal menarik dan mengulur layangan sesuai arah angin.


9Congklak

mainantradisional9

Congklak atau dakon adalah permainan tradisional yang biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Alat yang dibutuhkan dalam permainan ini adalah sebuah papan dengan belasan lubang tempat menaruh butiran yang berupa biji-bijian. Permainan ini dilakukan oleh dua orang. Pemenangnya adalah anak yang memiliki jumlah biji yang lebih banyak.


8Gasing

mainantradisional8

Gasing juga termasuk dalam permainan tradisional yang berbentuk benda dengan poros di tengahnya. Cara memainkan gasing adalah dengan memutarnya di lantai dengan bertumpu pada poros yang ada. Dibutuhkan tali untuk membantu seseorang membuat gasing berputar dalam jangka waktu lama. Semakin lama gasing berputar, kemungkinan untuk menang pun semakin besar


7Kelereng

mainantradisional7

Meskipun sederhana, kelereng adalah permainan tradisional yang cukup populer. Benda bernama kelereng terbuat dari kaca atau tanah liat. Diameter kelereng standar adalah setengah inci. Bermain kelereng bisa dilakukan beramai-ramai. Saat ini kelereng pun bisa menjadi bahan koleksi karena warnanya yang bermacam-macam dan menarik.


6Petak Umpet

mainantradisional6

Permainan tradisional petak umpet adalah permainan mencari dan bersembunyi. Awalnya, pemain yang bertugas harus menutup mata dan membiarkan beberapa pemain lainnya untuk mencari lokasi strategis untuk bersembunyi. Pada hitungan kesepuluh, tibalah giliran pemain untuk mencari teman-temannya. Permainan ini mengajarkan ketelitian dan keuletan kepada anak.


5Egrang

mainantradisional5

Egrang adalah salah satu permainan tradisional yang menggunakan tongkat atau galah. Pada tongkat ini, dibuat semacam tempat untuk berdiri. Dibutuhkan dua tongkat sebagai tumpuan bagi kaki ketika bermain egrang. Dengan tongkat ini, seseorang bisa berjalan ke sana kemari. Dibutuhkan latihan keseimbangan sebelum lihai memainkan egrang.


4Lompat Tali

mainantradisional4

Lompat tali adalah permainan tradisional yang kerap dimainkan oleh anak-anak perempuan. Dibutuhkan minimal 4 orang saat bermain tali yang terdiri atas dua grup. Ketika dua anak bertugas memegang tali, dua lainnya akan meloncati tali yang dibentangkan. Semakin lama, tali pun akan semakin tinggi hingga setinggi kepala. Permainan ini melatih ketangkasan anak.


3Ular Naga

mainantradisional3

Meskipun namanya ular naga, permainan ini tidak melibatkan ular. Ular yang dimaksud adalah iring-iringan anak-anak yang berbaris melewati gerbang yang dibentuk oleh dua orang menggunakan tangan. Permainan ini dilakukan sembari bernyanyi. Ketika lagu selesai, anak yang terjebak dalam gerbang harus memilih untuk bergabung di tim mana. Tim dengan jumlah yang paling sedikit harus menangkap tim lawan.


2Benteng

mainantradisional2

Untuk bermain benteng, dibutuhkan beberapa orang yang dibagi dalam 2 grup. Masing-masing grup harus menentukan benda yang dijadikan sebagai benteng, yaitu tiang, pohon, tembok dan sebagainya. Agar mendapatkan kemenangan, masing-masing harus mampu merebut benteng lawannya. Jika salah satu dari anggota grup tersentuh tim lawan, anggota ini harus ditawan di benteng lawan.


1Gobak Sodor

mainantradisional1

Permainan tradisional bernama gobak sodor membutuhkan cukup banyak pemain, yaitu 6-10 orang. Jumlah pemain dibagi dalam dua regu. Salah satu regu bertugas menjadi penjaga, regu lain akan mencoba melewati tim lawan. Arena untuk bermain gobak sodor adalah lapangan yang cukup luas dan terbagi atas beberapa kotak. Tim penjaga harus bergerak di sepanjang lintasan yang ditentukan sedangkan tim lainnya berada di dalam kotak dan berusaha untuk tidak tersentuh oleh tim lawan.


Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
error: Sorry