Flora & Fauna

Wow! Inilah 10 Spesies Hiu Terunik Dan Menakjubkan

Jika mendengar kata Hiu, pasti kita secara spontan akan membayangkan ikan karnivora ganas yang hidup di lautan. Hiu selalu menjadi “pemeran” ganas dan berdarah dingin saat muncul di dalam film – film layar lebar. Banyak sekali jenis (spesies) hiu dilautan ini, namun yang biasanya kita kenal adalah spesies Hiu Putih, Hiu Paus, juga Hiu Harimau.

Tahukah sobat Tentik? Ternyata selain spesies – spesies hiu tersebut, ternyata masih banyak lagi loh spesies hiu yang tersebar didalam lautan bumi ini, dimana hiu diketahui saat ini telah memiliki 440 spesies termasuk beberapa  spesies hiu yang memiliki penampilan yang aneh, unik, dan mungkin sobat Tentik belum pernah lihat.


10Hiu Zebra

Apa sobat Tentik sedang melihat ikan sapu – sapu raksasa? Bukan loh! Ini adalah spesies ikan Hiu Zebra yang unik dan luar biasa. Hiu Zebra bisa kita temukan di Pasifik Barat dan Samudra Hindia juga Laut Merah. Penyelam sering salah mengira spesies ini sebagai Hiu Macan Tutul karena sama – sama memiliki bintik hitam ditubuhnya yang berwarna kecoklatan. Tetapi kemiripan ini hanya dapat dilihat pada hiu yang telah dewasa, yang telah melepaskan garis-garis kuning yang mereka miliki sejak lahir.

Hiu Zebra lebih suka hidup di perairan tropis dan habitat terumbu karang yang dangkal. Hiu Zebra biasa memakan kepiting, landak laut, ikan kecil, siput, dan invertebrata kecil lainnya yang suka bersembunyi di dalam gua dan celah sempit bebatuan.

Diketahui juga kalau Hiu Zebra ini dapat bereproduksi sendiri tanpa adanya pembuahan telur dari penjantan yang biasa disebut dengan Parthenogenesis. Unik ya sobat!


9Hiu Megamouth

Hiu Megamouth sangatlah jarang ditemui oleh para peneliti dan penyelam. Perlu sobat Tentik ketahui, sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Hawaii, Hiu Megamouth telah tercatat baru muncul sebanyak 60 kali saja loh di depan mata manusia. Hiu Megamouth adalah salah satu dari 3 spesies hiu pemakan plankton, dimana Hiu ini adalah spesies yang terkecil dan paling primitif diantara keduanya, yaitu Hiu Basking dan Hiu Paus.

Sifat dari Hiu Megamouth ini masih sulit dipahami oleh para peneliti sehingga sangat sedikit yang dapat kita ketahui tentang populasi dan penyebaran Hiu ini di lautan. Namun, sebagian besar penampakan telah tercatat berada di wilayah Pasifik, India, dan Samudera Atlantik di negara-negara seperti Senegal, Indonesia, Brasil, dan Filipina. Beberapa penemuan pertama juga ada di pantai Jepang, Australia, dan California.


8Hiu Tanduk

Tidak seperti kebanyakan spesies Hiu lainnya yang berukuran besar, Hiu Tanduk memiliki ukuran yang relatif kecil, bergerak dengan lambat, dan biasa berburu dimalam hari (Nocturnal), hiu ini pun biasanya akan menggigit loh sobat jika kita mencoba mengganggunya. Kecil – kecil cabe rawit juga ya!

Nama Hiu Tanduk didapat karena hiu ini memiliki semacam gundukan tulang diatas matanya dan duri pada sirip punggung mereka. Hiu tanduk biasa hidup di daerah subtropis di Pasifik timur, terutama di sepanjang pantai California, Meksiko, dan Teluk California.

Di Meksiko, ikan Hiu Tanduk ini biasanya juga dijadikan ikan perliharaan loh sobat Tentik karena perawatannya yang relatif mudah, sehingga Hiu ini akan biasa kita jumpai di dalam akuarium – akuarium pribadi miliki warga disana. Mau pelihara juga tidak sobat?


7Hiu Wobbegong Tutul

Hiu Wobbegong Tutul ini adalah spesies Hiu sungguhan loh sobat Tentik, meski secara fisik hiu ini lebih mirip seperti alien ataupun pokemon. Hehe.

Asal nama dari Hiu Wobbegong (Karpet) Tutul ini ialah dari bentuk tubuhnya yang datar dan melebar sempurna seperti karpet yang tampak sangat sesuai untuk berkamuflase di dasar lautan. Hiu Wobbegong Tutul memiliki 6-10 Lobus Dermal di setiap sisi kepala dan muncung “barbels” yang digunakan untuk merasakan keadaan lingkungan disekitar mereka.

Hiu Wobbegong Tutul biasa menghabiskan sebagian besar waktunya dengan berbaring tanpa bergerak dan mulai lebih aktif di malam hari ketika ia mulai bersiap untuk menyergap mangsa yang lewat di sekitaran ia berbaring (di pasir) seperti kepiting, ikan karang, udang, maupun gurita.


6Hiu Piyama

Hiu Piyama bisa sobat Tentik identifikasi dengan mudah dari garis – garis hitam panjang dari ujung kepala hingga ujung ekornya yang terlihat seperti memakai piyama (baju tidur). Tidak seperti kebanyakan hiu lainnya, sirip Hiu Piyama tidak terletak dipunggunnya melainkan di sekitaran pinggangnya.

Sama seperti Hiu Tanduk, Hiu Piyama pun juga aktif bergerak dimalam hari(Nocturnal) dan memiliki ukuran tubuh yang kecil dibandingkan rata – rata spesies Hiu lainnya. Di siang hari Hiu ini hanya bergerak lambat dan biasanya dapat dijumpai sedang beristirahat di dalam gua dan celah bebatuan di kedalaman 100 meter dibawah permukaan laut. Mangsa utama dari Hiu Piyama adalah sebangsa krustasea dan ikan – ikan kecil, seperti ikan teri.


5Hiu Sisik Kasar

Hiu Sisik Kasar memiliki ciri – ciri fisik yang benar – benar unik dibandingkan spesies hiu lainnya. Hiu ini memiliki sisik kasar yang mirip seperti gigi yang disebut “Denticles” dan dua sirip besar di punggungnya.

Hiu Sisik Kasar punya cara makan yang unik yakni dengan menghisap mangsa – mangsanya seperti krustasea, moluska, dan cacing polychaete. Hiu Sisik Kasar banyak tersebar di Samudra Atlantik dan hampir di seluruh pantai barat Afrika dan Eropa serta Laut Mediterania. Namun sangat disayangkan sobat Tentik, hiu Sisik Kasar sudah masuk kategori spesies hiu langka meningkatkan frekuensi penjaringan ikan di laut Mediterania dan Atlantik Timur Laut selama 50 tahun terakhir ini. Kasian sekali ya!


4Hiu Goblin

Sekilas hiu ini tampak seperti Goblin musuhnya Spiderman ya sobat Tentik? Hiu ini memiliki moncong yang pipih memanjang dan gigi – gigi tajam yang tata letaknya terlihat tidak beraturan yang membuat hiu ini sangat khas dan mudah dikenali dengan sekali lihat saja.

Hal unik lainnya dari Hiu Goblin adalah rahangnya. Hiu ini dapat membuka rahangnya hingga selebar 111 derajat, sedangkan rata – rata rahang manusia saja hanya mampu terbuka selebar 50 derajat, dimana hal ini mempermudah sang Hiu Goblin untuk menangkap mangsanya yang berukuran cukup besar.

Hiu Goblin biasa hidup dikedalaman 1.300 meter dibawah permukaan laut sehingga sangat jarang bisa dijumpai oleh para penyelam.


3Hiu Berjumbai

Hiu Berjumbai mendapatkan namanya karena ia memiliki tubuh yang panjang dan sirip – sirip yang mungil, dimana hiu ini bergerak seperti kain yang tertiup angin serta memiliki 6 pasang insang yang saling berdekatan didekat tenggorokan yang membuatnya mirip seperti kerah.

Hiu Berjumbai biasa memakan cumi – cumi dan berbagai jenis ikan, termasuk ikan hiu lainnya loh sobat Tentik! Para ilmuwan pun meyakini kalau Hiu Berjumbai mampu mengkonsumsi mangsa berukuran setengah dari panjang tubuh mereka sendiri.

Meski Hiu Berjumbai termasuk dalam kategori spesies hiu yang paling primitif, ternyata Hiu Berjumbai tersebar cukup banyak dilautan bumi ini. Tercatat bahwa Hiu ini pernah ditemui di perairan Skotlandia, Irlandia, Australia, Selandia Baru, Jepang, Chili, Namibia, Norwegia, bahkan di Samudra Hindia. Pernah lihat tidak sobat?


2Hiu Pemotong Kue

Meskipun hiu yang hanya berukuran dibawah 60 cm saat dewasa ini memiliki nama yang terdengar lucu dan seperti kisah “Nut Cracker”, namun Hiu Pemotong Kue ini ternyata termasuk dalam jajaran predator paling menakutkan di bumi loh sobat Tentik.

Hiu ini memiliki warna coklat gelap dibagian atas tubuhnya, dan bagian bawah tubuhnya mampu menghasilkan cahaya untuk menarik perhatian ikan – ikan lainnya.

Bagian mengerikan dari Hiu Pemotong Kue adalah, ia tidak membunuh mangsanya seperti spesies hiu lainnya, melainkan hanya menyerang mangsanya dengan kecepatan tinggi dan menggigit daging mangsanya (yang biasanya lebih besar dari dirinya) lalu ditinggalkan sehingga mangsa akan tetap hidup namun tubuhnya memiliki banyak lubang daging yang menganga! Mengerikan sekali ya sobat?

Dalam catatatan, hiu kecil nan mengerikan ini biasa ditemukan di Brasil Selatan, Cape Verde, Guinea, Angola, Afrika Selatan, Mauritius, New Guinea, Selandia Baru, Jepang, Hawaii, Australia, dan Bahama. Untung di Indonesia tidak ada ya!


1Hiu Greenland

Hiu Greenland adalah salah satu spesies hiu terbesar di dunia, hiu ini bisa tumbuh mencapai panjang 6,5 meter dan berat sekitar 900 Kilogram. Namun, Hiu Greenland memiliki sirip kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.

Rahang atas hiu ini memiliki gigi yang ramping dan runcing, sedangkan bagian bawah terdiri dari gigi yang jauh lebih besar dan lebih halus. Warna dari spesies memiliki beberapa variasi, termasuk abu-abu, ungu, coklat, dan hitam.

Mayoritas dari Hiu Greenland ternyata buta loh sobat Tentik! Hal ini dikarenakan adanya parasit seperti cacing yang menempel pada mata Hiu ini. Namun kebutaan ini bukan masalah bagi Hiu Greenland karena ia berhabitat ditempat yang sangat gelap dan dibawah perairan es yang dingin sehingga penglihatan bukanlah alat utama sang Hiu untuk mencari mangsanya.

Hiu Greenland menggunakan indra penciumannya yang tajam untuk mencari mangsa, dimana ia biasa memakan anjing laut, beluga, salmon, dan bahkan terkadang mereka pun melakukan praktek kanibalisme. Wow.

 

Suka dengan artikel ini? Support kami yuk!

Disclaimer: Tulisan ini dilindungi oleh hak cipta. Anda diperbolehkan untuk mengutip sebagian dari isi artikel ini namun harus selalu mencantumkan sumber dari kami.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of